BERBAGI INFORMASI
Senin, 07 November 2016
APA ITU PUPUK HAYATI
APA ITU PUPUK HAYATI
Pupuk hayati (biofertilizer) seringkali dianggap sebagai pupuk organik. Kekeliruan ini sepertinya sepele, namun bisa berakibat fatal jika terdapat kesalahan dalam menggunakannya. Pada kesempatan iniKAMI akan membahas mengenai pengertian dan fungsi pupuk hayati.
Permentan No.2 tahun 2006, menggolongkan pupuk hayati kedalam pembenah tanah, bukan pupuk organik. Pembenah tanah itu sendiri bisa organik ataupun non organik. Pupuk hayati termasuk dalam pembenah tanah yang terdiri dari organisme hidup atau organik.
Pupuk organik didefinisikan sebagai sekumpulan material organik yang terdiri dari zat hara (nutrisi) bagi tanaman, didalamnya bisa mengandung organisme hidup atau pun tidak. Sedangkan pupuk hayati merupakan sekumpulan organisme hidup yang aktivitasnya bisa memperbaiki kesuburan tanah.
Dalam prakteknya bisa saja satu pupuk organik mengandung agen hayati ataupun sebaliknya. Meskipun begitu, tidak semua pupuk organik yang mengandung mikroorganisme hidup dikatakan sebagai pupuk hayati. Kondisi mikroorganisme dalam pupuk hayati harus memenuhi syarat kualitas tertentu.
Fungsi pupuk hayati
Terdapat dua peran utama pupuk hayati dalam budidaya tanaman, yakni sebagai pembangkit kehidupan tanah (soil regenerator) dan menyuburkan tanah kemudian tanah memberi makan tanaman (Feeding the soil that feed the plant). Mikroorganisme yang terdapat dalam pupuk bekerja dengan cara:
Penambat zat hara yang berguna bagi tanaman. Beberapa mikroorganisme berfungsi sebagai penambat N, tanpa bantuan mikroorganisme tanaman tidak bisa menyerap nitrogen dari udara. Beberapa berperan sebagai pelarut fosfat dan penambat kalium
Aktivitas mikroorganisme membantu memperbaiki kondisi tanah baik secara fisik, kimia maupun biologi.
Menguraikan sisa-sisa zat organik untuk dijadikan nutrisi tanaman.
Mengeluarkan zat pengatur tumbuh yang diperlukan tanaman sperti beberapa jenis hormon tumbuh.
Menekan pertumbuhan organisme parasit tanaman. Pertumbuhan mikroorganisme baik akan berkompetisi dengan organisme patogen, sehingga kemungkinan tumbuh dan berkembangnya organisme patogen semakin kecil.
Kualitas pupuk hayati
Beradasarkan penelitian Simanungkalit, dkk dalam Pupuk hayati dan pembenah tanah yang diterbitkan Balitbang Pertanian tahun 2006, kualitas pupuk hayati bisa dilihat dari parameter berikut:
Jumlah populasi mikroorganisme, jumlah mikroorganisme hidup yang terdapat dalam pupuk harus terukur. Bila jumlahnya kurang maka aktivitas mikroorganisme tersebut tidak akan memberikan pengaruh pada pertumbuhan tanaman.
Efektifitas mikroorganisme, tidak semua mikroorganisme memberikan pengaruh positif pada tanaman. Bahkan beberapa diantaranya bisa menjadi parasit. Hanya mikroorganisme tertentu yang bisa dijadikan sebagai pupuk hayati. Sebagai contoh, jenis Rhizobium yang bisa menambat nitrogen, atau Aspergillus niger sebagai pelarut fosfat.
Bahan pembawa, fungsinya sebagai media tempat mikroorganisme tersebut hidup. Bahan pembawa harus memungkinkan organisme tetap hidup dan tumbuh selama proses produksi, penyimpanan, distribusi, hingga pupuk siap digunakan.
Masa kadaluarsa, sebagai mana mahluk hidup lainnya mikroorganisme tersebut memiliki siklus hidup. Apabila mikroorganisme dalam pupuk hayati telah mati, pupuk tersebut tidak bisa dikatakan sebagai pupuk hayati. Untuk memperpanjang siklus hidup tersebut, produsen pupuk biasanya mengemas mikroorganisme tersebut dalam keadaan dorman. Sehingga perlu aktivasi kembali sebelum pupuk diaplikasikan pada tanaman. Pupuk hayati yang benar seharusnya mencantumkan tanggal kadaluarsa dalam kemasannya.
Jenis-jenis pupuk hayati
Dewasa ini dikenal dua jenis pupuk hayati dari kandungan mikroorganismenya, yakni tunggal dan majemuk. Pupuk hayati tunggal hanya mengandung satu jenis mikroba yang memiliki satu fungsi, semisal mikroba dari jenis Rhizobium sebagai penambat nitrogen. Sedangkan pupuk majemuk biasanya memiliki lebih dari tiga jenis mikroba.
Jenis pupuk hayati majemuk dikembangkan belakangan ini. Di Indonesia pupuk hayati yang beredar dipasaran kecenderungannya dari jenis majemuk. Sedangkan di negara-negara maju lebih banyak jenis tunggal.
Bentuk pupuk hayati yang beredar di pasaran biasanya berbentuk cair dan padat (tepung). Merek-merek yang terkenal diantaranya EM4, Sumber Subur , M-Bio dan Hatake,. Sedangkan yang berbentuk padat antara lain Evagrow dan Solagri.
Penggunaan pupuk hayati
Di pasaran, biasanya pupuk hayati dijual lebih tinggi dari pupuk organik biasa. Bahkan jenis pupuk hayati yang berupa biang atau disebut juga agen hayati dijual dengan harga yang sangat mahal. Karena pupuk tersebut diperuntukkan sebagai biang, sehingga petani bisa memperbanyak sendiri.
Pupuk hayati dapat diaplikasikan pada tanah, daun, akar, batang, bunga atau benih. Pupuk ini biasanya efektif diaplikasikan pada tanah yang memiliki kandungan organik tinggi. Mikroorganisme yang terdapat didalamnya membutuhkan kondisi yang baik untuk tumbuh dan berkembang.
Pada tanah yang miskin kandungan organik, mikroorganisme yang terdapat dalam pupuk hayati bisa saja mati dan tidak berkembang. Penggunaan pupuk hayati pada tanah yang miskin kandungan organik sebaiknya dikombinasikan dengan penggunaan pupuk organik seperti kompos atau pupuk kandang.
HATAKE merupakan Anti Jamur dan Bakteri, suatu bahan yang dapat mengganggu pertumbuhandan metabolisme mikroorganisme.
Pemakaian HATAKE anti jamur dan bakteri merupakan suatu usaha untuk mengendalikan jamur dan bakteri , yaitu segala kegiatan yang dapat menghambat, membasmi, atau menyingkirkan mikroorganisme.
Tujuan utama pengendalian mikroorganisme untuk mencegah penyebaran penyakit dan infeksi, membasmi mikroorganisme pada inang yang terinfeksi, dan mencegah pembusukan dan perusakan oleh mikroorganisme.
Ada beberapa hal yang harus dipenuhi oleh suatu bahan antimikroba, seperti mampu mematikan mikroorganisme, mudah larut dan bersifat stabil, tidak bersifat racun bagi manusia dan hewan, tidak bergabung dengan bahan organik, efektif pada suhu kamar dan suhu tubuh, tidak menimbulkan karat dan warna, berkemampuan menghilangkan bau yang kurang sedap, murah dan mudah didapat.

Anti Bakteri menghambat pertumbuhan bakteri dengan cara bakteriostatik atau bakterisida. Hambatan ini terjadi sebagai akibat gangguan reaksi yang esensial untuk pertumbuhan. Reaksi tersebut merupakan satu-satunya jalan untuk mensintesis makromolekul seperti protein atau asam nukleat, sintesis struktur sel seperti dinding sel atau membran sel dan sebagainya. Antibiotik tertentu dapat menghambat beberapa reaksi, reaksi tersebut ada yang esensial untuk pertumbuhan dan ada yang kurang esensial.
HATAKE, merupakan Anti Layu Fusarium dan Bakteri yang memiliki kandungan bakteri Bacillus amyloliquefaciens D203 (spora) >107cfu/g, atau yang awal lebih dikenal dengan Bacillus Subtilis. HATAKE efektif dalam mencegah dan mengendalikan Jamur dan Bakteri penyebab layu.
Keunggulan HATAKE dengan bakteri aktif Bacillus Amyloliquefaciens
Mencegah dan mengendalikan penyakit layu yang disebabkan Bakteri Pseudomonas solanacearum dan Jamur Fusarium oxysporum.
Mencegah dan mengendalikan tanaman yang terinfeksi Patogen Xymomonas dan Erwinia atau penyebab akar bengkak.
Menjadikan perakaran kuat sehingga serapan akan nutrisi lebih baik serta menjadikan daun lebih hijau.
Meningkatkan ketahanan terhadap penyakit ,pertumbuhan serta perkembangan tanaman.
Mengembalikan hayati mikroba dalam tanah yang rusak oleh kimia yang berlebihan.
Mengurangi kebutuhan untuk bahan kimia tanaman seperti; pupuk sintetis, kimia dan pestisida.
Menghilangkan racun tanah yang terkontaminasi oleh perlakuan kimia yang berlebihan.
Mengurangi kejutan atau stress saat transplanting.
Ramah lingkungan untuk meningkatkan pertumbuhan tanaman.
Sempurna untuk pertanian organik.
Meningkatkan hasil panen baik kualitas maupun kuantitas.
Dapat digunakan pada berbagai jenis tanaman seperti : Tanaman pangan ,Horticultura dan Tanaman Hias,Tanaman perkebunan dan kehutanan.

Anti Bakteri menghambat pertumbuhan bakteri dengan cara bakteriostatik atau bakterisida. Hambatan ini terjadi sebagai akibat gangguan reaksi yang esensial untuk pertumbuhan. Reaksi tersebut merupakan satu-satunya jalan untuk mensintesis makromolekul seperti protein atau asam nukleat, sintesis struktur sel seperti dinding sel atau membran sel dan sebagainya. Antibiotik tertentu dapat menghambat beberapa reaksi, reaksi tersebut ada yang esensial untuk pertumbuhan dan ada yang kurang esensial.
HATAKE, merupakan Anti Layu Fusarium dan Bakteri yang memiliki kandungan bakteri Bacillus amyloliquefaciens D203 (spora) >107cfu/g, atau yang awal lebih dikenal dengan Bacillus Subtilis. HATAKE efektif dalam mencegah dan mengendalikan Jamur dan Bakteri penyebab layu.
Keunggulan HATAKE dengan bakteri aktif Bacillus Amyloliquefaciens
Mencegah dan mengendalikan penyakit layu yang disebabkan Bakteri Pseudomonas solanacearum dan Jamur Fusarium oxysporum.
Mencegah dan mengendalikan tanaman yang terinfeksi Patogen Xymomonas dan Erwinia atau penyebab akar bengkak.
Menjadikan perakaran kuat sehingga serapan akan nutrisi lebih baik serta menjadikan daun lebih hijau.
Meningkatkan ketahanan terhadap penyakit ,pertumbuhan serta perkembangan tanaman.
Mengembalikan hayati mikroba dalam tanah yang rusak oleh kimia yang berlebihan.
Mengurangi kebutuhan untuk bahan kimia tanaman seperti; pupuk sintetis, kimia dan pestisida.
Menghilangkan racun tanah yang terkontaminasi oleh perlakuan kimia yang berlebihan.
Mengurangi kejutan atau stress saat transplanting.
Ramah lingkungan untuk meningkatkan pertumbuhan tanaman.
Sempurna untuk pertanian organik.
Meningkatkan hasil panen baik kualitas maupun kuantitas.
Dapat digunakan pada berbagai jenis tanaman seperti : Tanaman pangan ,Horticultura dan Tanaman Hias,Tanaman perkebunan dan kehutanan.
Jumat, 16 September 2016
Cara Penggunaan dan Nilai Lebih untuk Anda :
Semprotkan pada rambut agar lebih lebat dan tidak mudah rontok.
Semprotkan pada pembalut wanita sebelum dipakai agar steril.
Semprotkan pada wajah kapan dan dimana saja untuk muka berdebu, berjerawat, masalah kulit gatal-gatal agar lebih segar, kencang dan berseri.
Dikumur–kumur jika sakit tenggorokan atau infeksi mulut dan gigi.
Digunakan sebagai deodoran pada ketiak & daerah sensitive lainnya.
Sebagai pembersih mulut dan menghilangkan bau mulut tidak sedap.
Membersihkan alat bantu pendengaran, frame kaca mata dll.
Untuk membersihkan kuku, lubang telinga dll dengan menggunakan cotton bud.
Sebagai sterilisasi sikatgigi, gigi palsu, alat cukur dll.
Tambahkan pada air mandi, untuk mensterilkan air dari bakteri dan kuman
Tambahkan pada perlengkapan alat pembersih daerah kewanitaan, agar steril dari bakteri.
Disemprotkan atau diteteskan pada mata sebagai desinfectan/ pembersih.
Sebagai desinfectant disemprotkan pada tangan dan daerah pribadi lainnya.
minat chat
HP 08156515136
WA 085865499287
PIN 5CF70923
Langganan:
Komentar (Atom)
